<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/13859598?origin\x3dhttp://f-xtudent.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

.: blog bogana f-xtudent

Tiga elemen pembangun blog ini :: Informasi yang jarang tersampaikan :: Penting tapi tidak dianggap penting :: Opini dari sudut pandang berbeda

27 February, 2006

n > 30 ??

Berikut penjelasan singkat dari saya, mudah-mudahan berguna.

Kita berangkat dari yang namanya peubah acak. jika X adalah peubah acak, maka fungsi dari X juga merupakan peubah acak. rata-rata (kita di IPB biasa pakai rataan, x-bar) merupakan fungsi dari data X1, X2, ..., Xn yang kita asumsikan merupakan peubah acak dengan sebaran tertentu (tidak harus normal). karenanya x-bar juga merupakan peubah acak, yang tentu saja punya sebaran (distribusi). lalu apa distribusinya?

jika Xi(data kita) merupakan peubah acak yang iid (independent-identical distribution) karena kita anggap data merupakan random sample yang memiliki sebaran NORMAL, maka x-bar akan memiliki sebaran NORMAL, BERAPAPUN SAMPLE SIZE-NYA. kurang dari 30 atau lebih dari 30, kalau X (data) berasal dari sebaran NORMAL maka rataan (x-bar) juga memiliki sebaran NORMAL. hanya beda parameternya. Kalau datanya menyebar normal dengan nilai harapan MU dan ragam SIGMA-KUADRAT, maka x-bar memiliki nilai harapan MU dan ragam SIGMA-KUADRAT-DIBAGI-n.

Dengan demikian, x-bar dikurangi MU dibagi akar dari SIGMA-KUADRAT-DIBAGI-n, akan memiliki sebaran NORMAL BAKU (nilai harapan 0, ragam 1). Tapi jika nilai SIGMA-KUADRAT is unknown, dan diduga dengan ragam contoh, maka sebaran x-bar dikurangi MU dibagi akar dari STDEV-CONTOH-DIBAGI-n adalah t-student berderajat bebas (n-1).

Lalu bagaimana dengan sebaran x-bar jika datanya (Xi) tidak berasal dari sebaran normal? Jelas bahwa x-bar tidak menyebar normal. namun central limit theorem says bahwa untuk n menuju tak hingga (infinity) x-bar dari data dengan sebaran apapun memiliki sebaran yang konvergen ke sebaran normal. Prakteknya bagaimana? Mana mungkin kita punya data yang banyaknya tak hingga. Empirical study by simulation menunjukkan bahwa ukuran 30 secara umum sudah menghasilkan kekonvergenan yang disebutkan diatas. Angka 30 tidak bisa digunakan sebagai patokan yang tidak bisa digoyang-goyang. Angka 30 umumnya cocok kalau sebaran X asal meskipun tidak normal tapi bentuknya simetrik. Kalau tidak simetrik, n yang diperlukan lebih besar agar distribusinya konvergen ke normal.

Detailnya bisa dilihat di Hogg & Craig atau Casella & Berger. mudah-mudahan bermanfaat.

Salam,
bagusco
http://www.geocities.com/bagusco4/bagusco.html

23 February, 2006

Opera

Opera...
Apa yg pertama kali terlintas ketika mendengar kata "Opera".
Bisa jadi Anda menjawab pertunjukan seni, atau ada juga yg (*lagi kesetrum*) jawab Oprah Winfrey. Tapi Opera yg dibahas dlm posting qalee ini adalah Opera Browser.

Pengalaman empirik gw selama ber-browsing ria, gw lebih menikmati menggunakan Opera. Gw pernah mengalami koneksi internet yg cepet banged therefore apapun browser-nya ga signifikan mempengaruhi kecepatan transfer (koneksi) internet. Namun itu semua tinggal mempee, sekarang gw lagi mengalami low transfer rate (*ooo... kaciyan*). Dan kerasa bgt kalo gw lagi browsing pake beda2 browser.

Di desktop kantor, gw instal Firefox dan Opera (*kalo IE mah udah default*). In my opinion, lowest grade ditempati oleh produk sang monompi, IE. #2 grade diduduki oleh Firefox, dan at #1 grade miliknya Opera. Kalo mao tau faktor2 penilayan gw, silakan teruskan baca.

Kategori penilayan didasarkan pada speeeeedness, completeness, usability, and user friendly. OK untuk speeeedness dah terbukti tadi. Untuk compliteness, paling komplit, ada browser, ada mail client, ada download manager yg bisa diresume, ada Newsfeeder dan newsgroups, dan ada sessions yg bisa dipanggil lagi even the computer was shutting down. Untuk Usability, tentu aja fasilitas yg komplit ini sangat berguna dan sering gw pakay. Untuk user friendly, tentu saja sangat user friendly. Untuk perbandingan gw bandingin fasilitas RSS feeder sama Firefox. Wooohh sangat beda... di feeder Opera mirip email. Dan bener2 menyenangkan. Sedangkan RSS Firefox sama saja dg situs web yg diperingkas isinya.

It's clear to decide that Opera is #1 to assist us browsing internet.
Rujuk link ini untuk melihat screenshotnya http://www.esnips.com/web/ipk4cumlaude

F-Xtudent Foundation

a GB Online Storage

esnips.com adalah situs web yg menyediakan fasilitas storage online sampai 1 GB. Kita tinggal bikin account yg totally Free! dan upload files yg kita inginkan. Files yg diupload bisa kita share ke orang lain, bisa juga dibikin private.

Bagusnya lagi, esnips.com menyediakan software client yg dpt mengupload files dr komputer kita. Jadi ga usah cape2 masuk dan sign in di websitenya, cukup dg me-run program tsb lalu kita bisa upload files kita. Untuk mendownload software tsb, rujuklah link http://www.esnips.com/client/esnips.exe

F-Xtudent Foundation

The Stories from Wallstreet

Since 3 months ago, I did not write in my blog. Now I want to share my experience in my new residence.

Currently, I live in WallStreet SandCross CenterJakarta. Last night (22-Feb-06), We (I, Risyda, Eneng, Edo, Hesti, and Sri) have taken dinner in Ismail Marzuki Garden in GreatCikini Street. First we started walk from Risyda residence to that place. We walked trough WallStree, SandCross, and GreatCikini. And We've seen Research International Office building. In trippig, we talked about our progress, millist, and blogs.

Poor for Eneng that in unhealty condition. But that didn't make decline our spirit to go out that night. From 8.30 until 9.30 pm we've talked and talked. This event is remembering me when we was student. We often go out to take dinner to Padjadjaran Street. And I think, the more the persons, the more happiness could happen.

So, will we go out again with more persons? Absolutly.... Yes.