Yield Curve (1)
Postingan ini berfungsi sebagai pengingat ilmu yg gw dapet, sekaligus catatan yg bisa dibaca di mana2 tanpa harus dibawa ke mana2.
Satu pertanyaan yg selama ini belum terjawab mengenai Yield Curve Modelling, ternyata terjawab sudah. Padahal hal ini sangat mendasar...
Mengapa Yield Curve tidak diplot menggunakan YTM of Coupon Bond malah mengunakan Spot Rate?
1. Perhitungan YTM identik dengan konsep IRR. Dengan demikian jika kita plot YTM (sumbu y) dengan time to maturity (sumbu x) untuk mendapatkan Yield Curve, maka masih ada resiko reinvestment rate yg melekat, yaitu kita mengasumsikan bahwa pembayaran kuponnya selalu direinvestasikan sebesar YTM.
2. Adanya coupon effect, di mana obligasi dg kupon yg lebih besar akan menghasilkan YTM yg lebih besar dibandingkan dengan obligasi yg mempunyai waktu jatuh tempo yg sama namun memiliki kupon yg lebih kceil.
Sehingga, penggunaan YTM sebagai Yield Curve akan tidak relevan digunakan sebagai pricing instrumen obligasi.
Solusinya adalah menggunakan spot rate. Spot rate atau spot interest rate atau zero-coupon interest rate adalah suku bunga diskonto yg dibayarkan pada dicount bond. Hal ini dapat dilakukan dg cara mengekspresikan coupon bond sebagai portfolio dari zero-coupon bond (disount bond). Pembayaran kupon pada coupon bond diekspresikan sebagai adanya zero-coupon bond yg mature.
Satu pertanyaan yg selama ini belum terjawab mengenai Yield Curve Modelling, ternyata terjawab sudah. Padahal hal ini sangat mendasar...
Mengapa Yield Curve tidak diplot menggunakan YTM of Coupon Bond malah mengunakan Spot Rate?
1. Perhitungan YTM identik dengan konsep IRR. Dengan demikian jika kita plot YTM (sumbu y) dengan time to maturity (sumbu x) untuk mendapatkan Yield Curve, maka masih ada resiko reinvestment rate yg melekat, yaitu kita mengasumsikan bahwa pembayaran kuponnya selalu direinvestasikan sebesar YTM.
2. Adanya coupon effect, di mana obligasi dg kupon yg lebih besar akan menghasilkan YTM yg lebih besar dibandingkan dengan obligasi yg mempunyai waktu jatuh tempo yg sama namun memiliki kupon yg lebih kceil.
Sehingga, penggunaan YTM sebagai Yield Curve akan tidak relevan digunakan sebagai pricing instrumen obligasi.
Solusinya adalah menggunakan spot rate. Spot rate atau spot interest rate atau zero-coupon interest rate adalah suku bunga diskonto yg dibayarkan pada dicount bond. Hal ini dapat dilakukan dg cara mengekspresikan coupon bond sebagai portfolio dari zero-coupon bond (disount bond). Pembayaran kupon pada coupon bond diekspresikan sebagai adanya zero-coupon bond yg mature.
0 Comments:
Post a Comment
<< Home