Pilihan Cara Mati
Alhamdulillaah. Washalaatuwassalaam 'alaa Rasulillah saw.
Setiap makhluk hidup pasti akan mati. Malaikat, jin, manusia, hewan, dan tumbuhan, pasti sekali akan mati. Mari kita tengok dalam cara seperti apa aja manusia itu telah meninggalkan dunia. Cara mati ini adalah telah ditetapkan oleh Allah, tapi sesungguhnya kita bisa mengusahakan cara kematian kita sendiri. Berikut adalah pilihan cara kematian yg mungkin kita alami.

Mati secara sakit di Rumah Sakit, mati secara jatuh dari tangga, mati secara ketabrak mobil, mati pas nonton film horor di bioskop, mati di dalam lift yang talinya putus, mati secara kesetrum, mati secara ketimpa beton pas gempa, mati secara kesapu sunami, mati secara kesetrum pas nyetrika, mati secara kecemplung ke sumur, mati secara over dosis, mati secara terkena HIV AIDS, mati secara kena rudal nyasar, mati secara dimakan hiu putih, mati secara dibunuh perampok, mati secara bundir, dan yang terakhir adalah mati secara berjihad di jalan Allah.
Setiap kita pasti mati, namun ternyata dari sekian banyak cara manusia mati, hanya ada satu pilihan yang bisa kita usahakan, yakni mati secara berjihad di jalan Allah. Mati ketika berperang membantu agama Allah, menegakkan kalimatullah. Mati yang hanya mengharapkan ridla Allah.
Aku mati syahid dan jika aku hidup lagi aku akan berjihad dan mati
Begitulah para pecinta jihad bertekad di dalam hatinya.
Tapi semuanya butuh persiapan (Q.S. al-Anfal: 60) dan sebelum kita berjihad kita pelajari ilmunya. Secara orang2 terdahulu pada zaman Rasul yang berperang tidak karena mengharapkan ridla Allah, maka bukanlah keselamatan yg didapati tapi neraka yang menyala-nyalalah tempatnya. Na'uudzubillaahi min dzaalika.
Aku tidak takut kehidupan yang terus hidup.
Yang aku takut adalah kematian yang mati.
Wallaahu a'lam bi shawab
Setiap makhluk hidup pasti akan mati. Malaikat, jin, manusia, hewan, dan tumbuhan, pasti sekali akan mati. Mari kita tengok dalam cara seperti apa aja manusia itu telah meninggalkan dunia. Cara mati ini adalah telah ditetapkan oleh Allah, tapi sesungguhnya kita bisa mengusahakan cara kematian kita sendiri. Berikut adalah pilihan cara kematian yg mungkin kita alami.

Mati secara sakit di Rumah Sakit, mati secara jatuh dari tangga, mati secara ketabrak mobil, mati pas nonton film horor di bioskop, mati di dalam lift yang talinya putus, mati secara kesetrum, mati secara ketimpa beton pas gempa, mati secara kesapu sunami, mati secara kesetrum pas nyetrika, mati secara kecemplung ke sumur, mati secara over dosis, mati secara terkena HIV AIDS, mati secara kena rudal nyasar, mati secara dimakan hiu putih, mati secara dibunuh perampok, mati secara bundir, dan yang terakhir adalah mati secara berjihad di jalan Allah.
Setiap kita pasti mati, namun ternyata dari sekian banyak cara manusia mati, hanya ada satu pilihan yang bisa kita usahakan, yakni mati secara berjihad di jalan Allah. Mati ketika berperang membantu agama Allah, menegakkan kalimatullah. Mati yang hanya mengharapkan ridla Allah.
Aku mati syahid dan jika aku hidup lagi aku akan berjihad dan mati
Begitulah para pecinta jihad bertekad di dalam hatinya.
Tapi semuanya butuh persiapan (Q.S. al-Anfal: 60) dan sebelum kita berjihad kita pelajari ilmunya. Secara orang2 terdahulu pada zaman Rasul yang berperang tidak karena mengharapkan ridla Allah, maka bukanlah keselamatan yg didapati tapi neraka yang menyala-nyalalah tempatnya. Na'uudzubillaahi min dzaalika.
Aku tidak takut kehidupan yang terus hidup.
Yang aku takut adalah kematian yang mati.
Wallaahu a'lam bi shawab
0 Comments:
Post a Comment
<< Home