Mengenang Guskur (alm)
Kullu nafsin dzaaiqotul maut.
Setiap manusia akan merasakan mati...
Ya belum seminggu... teman terbaikku telah mendahului bertemu dg Kekasihnya. Padahal masih banyak potensi yang beliau miliki untuk masa depannya, orang tuanya, da'wahnya, dan bangsanya. Namun ternyata Kekasihnya tak mau menunggu lama untuk bertemu dengan beliau.
Saya ngga bisa berbuat apa-apa untuk kebaikan beliau. Tidak ada dosa dan kesalahan yg harus saya maafkan. Malah sebaliknya, dosa dan kesalahan saya-lah yang terputus untuk dimaafkan olehnya. Anday saja sekarang masih bisa minta maaf... aku mau minta maaf yg sedalam-dalamnya, apakah itu karena disengaja yg benar2 membuat menyakiti hatinya... ataupun tidak sengaja yg membuat sedikit saja hatinya tergores.
Do'aku untukmu semoga selalu memberikan kesegaran dan cahaya di alam barzah. Karena hanya itulah yg bisa kulakukan. Walapun kata orang do'a dr muslim selain anak-nya akan terputus ketika meninggal, tapi buat saya tidak begitu. Bukankan Rasulullah mengajarkan do'a
"Allahummaghfirlil muslimiin wal muslimaat, wal mu'miniina wal mu'minaat al-ahya'i minhum wal-amwat innaka samii'un qariibum mujibud da'wat"
Sebenarnya... aku sendiri-lah yang ingin cepat2 meninggalkan alam dunia yg fana ini. Kalau bukan karena ingin menyenangkan orang tua, kewajiban da'wah yg masih panjang, dan ingin melihat kejayaan Islam tegak, aku ingin segera pulang.... Mungkin tidak akan banyak dosa yg aku tumpuk. Hari demi hari, andaikan Allah tidak memaafkan niscaya dosa-dosaku semakin bertambah banyak. Astaghfirullahal'azhim.
Innaa lillaahi wainnailahi raji'uun.
Mudah2an Allah memberikan tempat terbaik untuknya. Amin.
Setiap manusia akan merasakan mati...
Ya belum seminggu... teman terbaikku telah mendahului bertemu dg Kekasihnya. Padahal masih banyak potensi yang beliau miliki untuk masa depannya, orang tuanya, da'wahnya, dan bangsanya. Namun ternyata Kekasihnya tak mau menunggu lama untuk bertemu dengan beliau.
Saya ngga bisa berbuat apa-apa untuk kebaikan beliau. Tidak ada dosa dan kesalahan yg harus saya maafkan. Malah sebaliknya, dosa dan kesalahan saya-lah yang terputus untuk dimaafkan olehnya. Anday saja sekarang masih bisa minta maaf... aku mau minta maaf yg sedalam-dalamnya, apakah itu karena disengaja yg benar2 membuat menyakiti hatinya... ataupun tidak sengaja yg membuat sedikit saja hatinya tergores.
Do'aku untukmu semoga selalu memberikan kesegaran dan cahaya di alam barzah. Karena hanya itulah yg bisa kulakukan. Walapun kata orang do'a dr muslim selain anak-nya akan terputus ketika meninggal, tapi buat saya tidak begitu. Bukankan Rasulullah mengajarkan do'a
"Allahummaghfirlil muslimiin wal muslimaat, wal mu'miniina wal mu'minaat al-ahya'i minhum wal-amwat innaka samii'un qariibum mujibud da'wat"
Sebenarnya... aku sendiri-lah yang ingin cepat2 meninggalkan alam dunia yg fana ini. Kalau bukan karena ingin menyenangkan orang tua, kewajiban da'wah yg masih panjang, dan ingin melihat kejayaan Islam tegak, aku ingin segera pulang.... Mungkin tidak akan banyak dosa yg aku tumpuk. Hari demi hari, andaikan Allah tidak memaafkan niscaya dosa-dosaku semakin bertambah banyak. Astaghfirullahal'azhim.
Innaa lillaahi wainnailahi raji'uun.
Mudah2an Allah memberikan tempat terbaik untuknya. Amin.
0 Comments:
Post a Comment
<< Home