<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/13859598?origin\x3dhttp://f-xtudent.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

.: blog bogana f-xtudent

Tiga elemen pembangun blog ini :: Informasi yang jarang tersampaikan :: Penting tapi tidak dianggap penting :: Opini dari sudut pandang berbeda

07 July, 2005

R



R?
Ya, R merupakan salah satu software statistik terkenal (di luar negeri)

Oh, gitu ya. Apa gw mesti bisa R juga? Kan udah belajar SAS, Minitab, SPSS, WinBUGS, & Lisrel?
Ngga mesti sih. Tapi gw (F-Xtud...) pernah baca di salah satu situs department of statistic di overseas, yg lupa apa nama kampusnya, bahwa software yg harus dikuasai oleh freshgraduate statistic itu harus bisa SAS System dan R. Masalah analisis, STK IPB udah memenuhi sih. Tapi masalah penggunaan sopwer berlisensi terutama, ya R.

Trus solusinya gimana?
Solusi. Udah ada ko. STK IPB sekarang udah ngajarin sopwer S-Plus kalo ngga salah.

Emang apa hubungannya S-Plus sama R?
Ceritanya panjang. Tapi gw bikin sinopsisnya, kayak gini: Dulu, ada bahasa pemrograman buat stk namanya S. Terus S-Plus mengembangkannya dengan memperkaya fungsi or objek2 di dalamnya, plus GUI-nya juga. tapi S-Plus itu sopwer proprietary, "musuhnya" opensource. Nah, orang2 opensource bikin R. R itu kloningannya S. Jadi, bahasanya mirip. Tapi, sekarang malah R yang lebih terkenal. Coz banyak sekali ilmuwan2 all over the world yang mengembangkannya. Great job!

Oh jadi R itu free?
Tepat bgt. Free dalam artian Freedom, bukan gratis. Tapi skr gratis kok!

R bisa di Windows ngga?
Tentu saja bisa. Sebagai catatan, biasanya project2nya opensource itu multiplatform. Bisa dijalankan di berbagai operating system. R bisa di Linux, Windows and MacOS. Sekarang lu pasti ingin dapetin kan sopwernya?

Tau aja. Dimana tuh?
Unduh aja di www.r-project.org or di mirror ustrali (Australia): http://cran.planetmirror.com/bin/windows/base/ dan patchnya di http://cran.planetmirror.com/bin/windows/base/rpatched.html. Kalo koneksinya lambat, hubungi aja F-Xtudent, Dudee, or bung Didik Depok.

Cara downloadnya giman?
Pertanyaan bagus. Langkah2nya:
(1) Download file installer R
(2) Download juga Nero MD5 Verifier (68 KB) gratis diunduh di http://ww2.nero.com/enu/Nero_MD5_Verifier.html
(3) Jalankan Nero MD5 Verifier. Masukkan md5 check sum nya R (ada di situs R) ke step 1. Lalu masukkan file installer R ke step 2. Terakhir, bandingkan md5 di step 1 dg step 3. Kalo sama berarti file installer R udah bagus.

Ngapain sih pake md5-md5 an segala?
Kayaknya ini mesti ada pembahasan terpisah mengenai md5 check sum. Nantikan! Tapi yang pasti ikutin aja petunjuk download di atas. Ngga diikuti pun ngga masalah.

OK deh. Cara nginstal and cara pakenya gimana?
Standar bgt sih pertanyaannya. R itu documentasinya lengkap bgt, mulai dr cara nginstal ampe make, lengkap. Unduh di http://cran.au.r-project.org/manuals.html

Thx bgt F-Xtud... gw coba ah R
Kembali... Padahal gw dpt info ini dari bung Didik Depok. Halo Dik!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home